| IT Group Indonesia

Wajah Baru OpenSearch:
Semakin Relevan untuk Kebutuhan Data Modern

by Herlan Yuswanul

April 16, 2026

Mungkin Anda belum terlalu familiar dengan OpenSearch, atau hanya pernah mendengar sekilas saja. Untuk itu, pada artikel ini kita akan membahas lebih dalam mengenai apa itu OpenSearch dan mengapa teknologi ini sangat relevan untuk kebutuhan data modern.

OpenSearch pada dasarnya adalah platform yang dibangun di atas Apache Lucene. Jika Anda pernah menggunakan sistem pencarian atau analitik data, maka banyak hal akan terasa familiar. Dari segi konfigurasi, misalnya, file opensearch.yml memiliki banyak parameter yang mudah dipahami, begitu juga dengan OpenSearch Dashboard. Selain itu, OpenSearch juga menggunakan istilah dan mekanisme standar di dunia search engine, seperti index, shard, primary dan replica shard, document, serta inverted index.

Pembahasan kali ini akan berfokus pada kemampuan OpenSearch yang menonjol, khususnya pada versi community.

Fitur Machine Learning

Anomaly Decetion

OpenSearch dilengkapi dengan fitur penting seperti anomaly detection yang tersedia secara gratis dan cukup mudah untuk digunakan. Dengan fitur ini, Anda dapat dengan cepat melakukan konfigurasi, menganalisis data historis untuk melihat pola kemunculan anomali, hingga memantau hasilnya secara real-time untuk kebutuhan observasi langsung.

Anomaly detection dan forecasting pada OpenSearch berdiri sebagai komponen terpisah. Pendekatan ini memberi fleksibilitas lebih, karena kedua fitur bisa digunakan sesuai kebutuhan. Meski begitu, Anda tetap perlu sedikit penyesuaian untuk menggabungkan dan mengelolanya agar berjalan dengan baik.

Baca Selengkapnya: OpenSearch Anomaly Detection

Forecasting

Fitur forecasting pada OpenSearch digunakan untuk memprediksi nilai dari satu field numerik. Jika data yang digunakan berupa time-series, Anda juga bisa menambahkan field kategorikal untuk membagi hasil prediksi menjadi beberapa bagian yang independen.

Keunggulan lainnya adalah fleksibilitas dalam menentukan data yang digunakan. Anda dapat menerapkan filter pada data source atau index, sehingga tidak harus menggunakan seluruh data sebagai acuan. Selain itu, Anda juga bisa membuat query atau ekspresi sendiri sesuai kebutuhan prediksi. Jika ingin lebih sederhana, tersedia opsi bawaan dengan agregasi standar seperti rata-rata (avg), jumlah (sum), atau nilai minimum (min).

Dengan cara ini, proses forecasting di OpenSearch tetap fleksibel dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan analisis Anda.

Baca Selengkapnya: OpenSearch Forecast

Custom Model

OpenSearch memungkinkan Anda menjalankan model machine learning langsung di dalam cluster, tanpa bergantung pada sistem lain. Dengan pendekatan ini, proses pengolahan data hingga pengujian model dapat dilakukan dalam satu environment yang terintegrasi.

Dukungan terhadap format seperti TorchScript dan ONNX memudahkan Anda untuk langsung menggunakan model yang sudah dimiliki. Jika ingin lebih praktis, tersedia juga model pre-trained yang bisa langsung digunakan tanpa perlu develop dari awal.

Dengan kombinasi ini, seluruh workflow machine learning dapat berjalan lebih sederhana dan tetap fleksibel, karena Anda dapat menyesuaikan pendekatan sesuai kebutuhan dalam satu platform yang sama.

Baca Selengkapnya: Open Search Custom Model

Algoritma Machine Learning

Platform ini menyediakan algoritma machine learning bawaan yang berjalan langsung di dalam cluster. Dengan algoritma ini, Anda dapat menganalisis data secara langsung di OpenSearch tanpa perlu model atau layanan Machine Learning eksternal.

Tentu saja, setiap algoritma memiliki keterbatasannya masing-masing. Oleh karena itu, penting untuk memilih algoritma yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda dan mengantisipasi limitasi yang ada agar hasil analisis tetap optimal.

Baca Selangkapnya: OpenSearch Algorithm

Ā 

Fitur Alerting

OpenSearch menyediakan opsi alerting yang fleksibel dengan beberapa output yang bisa langsung digunakan, seperti:

  • Slack
  • Email
  • Chime
  • Microsoft Teams
  • Webhook
  • Amazon SNS

Ā 

Dari opsi tersebut, email dan Slack paling sering digunakan dan bisa langsung di-setup tanpa lisensi tambahan. Selain itu, Webhook juga memudahkan integrasi ke berbagai tools lain, jadi pengelolaan alert bisa lebih praktis dan fleksibel.

Baca Selengkapnya: OpenSearch Alerting

Query Insights

OpenSearch dilengkapi dengan fitur query insights yang memberikan gambaran yang lebih detail tentang bagaimana sebuah query dijalankan, mulai dari penggunaan resource, waktu eksekusi, hingga pola query itu sendiri. Dengan informasi ini, Anda bisa memahami apa yang terjadi, bukan hanya melihat hasil akhirnya.

Melalui query insights, Anda dapat:

  • Menemukan query yang paling lambat atau paling banyak menggunakan resource
  • Menganalisis penyebab lonjakan latency
  • Mengidentifikasi pola atau struktur query yang kurang optimal
  • Memantau query yang sedang berjalan secara real-time

Ā 

Dengan visibilitas yang lebih lengkap, proses troubleshooting dan optimasi menjadi lebih terarah, sehingga performa dan stabilitas sistem dapat lebih terjaga.

Baca Selengkapnya Opensearch Query Insight

Kesimpulan

OpenSearch menawarkan fitur machine learning yang cukup mumpuni dengan berbagai opsi alerting yang menjadi nilai plus. Setiap organisasi memiliki kebutuhan dan use case yang berbeda, sehingga solusi yang dibutuhkan pun perlu disesuaikan.

Jika Anda mencari solusi open-source untuk menghindari vendor lock-in namun tetap memiliki kapabilitas yang kompetitif, OpenSearch bisa menjadi alternatif yang sesuai.

ITG siap membantu implementasi OpenSearch secara end-to-end, mulai dari identifikasi use case hingga optimalisasi—agar selaras dengan kebutuhan bisnis dan memberikan nilai nyata bagi operasional Anda.